August
14 Monday

Kilas Balik Pengajian Habib Luthfi: 4 Mutiara Hikmah dari Kajian Kitab Bidayatul Hidayah

Mon 14 August 2023 7:30 pm - 10:15 pmAsia/Jakarta
Roudlotus Sholawat "Sor Tower" Tegalrejo Kota Yogyakarta 55244
ROUDLOTUS SHOLAWAT "sor tower", Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Special Region of Yogyakarta 55244, Indonesia

Description

Kilas Balik Pengajian Akbar Habib Luthfi di Yogyakarta: Menimba Hikmah dari Samudra Spiritualitas

Di tengah derasnya arus kehidupan modern, tak sedikit jiwa yang merasakan kekosongan. Rutinitas yang padat seringkali membuat hati terasa hampa, koneksi spiritual merenggang, dan arah hidup terasa kabur. Kita merindukan ketenangan batin, sebuah oase yang mampu menyegarkan kembali jiwa yang dahaga akan pencerahan. Namun, seringkali kita bingung, di mana mencari sumber air kebijaksanaan yang jernih dan otentik itu?

Perasaan hampa ini, jika dibiarkan, dapat memicu kegelisahan dan stres. Ibadah yang dijalankan terasa seperti rutinitas mekanis, tanpa getaran dan kekhusyukan. Pertanyaan mendasar tentang hakikat hidup, tujuan penciptaan, dan bagaimana meneladani akhlak Rasulullah SAW seakan menggantung tanpa jawaban. Tanpa bimbingan seorang guru yang mumpuni, perjalanan spiritual bisa terasa seperti mengarungi lautan tanpa kompas, sendirian dan mudah tersesat. Di sinilah letak urgensi sebuah majelis ilmu yang penuh berkah.

Mengenang kembali momen berharga pada 14 Agustus 2023, pengajian akbar bersama Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya yang diselenggarakan oleh As-Sanad D.I. Yogyakarta menjadi jawaban atas kerinduan tersebut. Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah madrasah ruhani yang meninggalkan jejak mendalam di hati para jemaah. Melalui kilas balik ini, mari kita selami kembali mutiara-mutiara hikmah yang ditaburkan, agar keberkahannya terus mengalir dan menjadi lentera dalam perjalanan hidup kita.

Mengenal Sosok Guru Bangsa, Habib Luthfi bin Yahya

Sebelum menyelami hikmah pengajian, penting untuk memahami pancaran keilmuan dari sang penceramah utama. Habib Luthfi bin Yahya bukan hanya seorang ulama karismatik, tetapi juga seorang Mursyid (pembimbing spiritual) Thariqah dan Rais ‘Aam Idarah Aliyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN). Kedalaman ilmunya, yang bersambung sanadnya hingga Rasulullah SAW, dipadukan dengan kemampuannya merangkul semua kalangan, menjadikannya figur pemersatu dan guru bangsa yang sangat dihormati. Ceramah beliau senantiasa menyejukkan, sarat makna, namun mudah dicerna, menyentuh relung hati pendengarnya.

Rangkaian Mutiara Hikmah dalam Majelis Penuh Berkah

Pengajian yang berlangsung khidmat ini dirangkai dalam beberapa sesi yang saling melengkapi, membawa jemaah dalam sebuah perjalanan spiritual yang utuh, dari meneladani para wali hingga mengamalkan ajaran dalam keseharian.

1. Menapaki Jejak Agung Syekh Abu Hasan as-Syadzily

Acara dibuka dengan Manaqib Tanwirul Maally Syekh Abu Hasan as-Syadzily. Ini bukan sekadar pembacaan biografi, melainkan sebuah upaya untuk menyambungkan ruhani jemaah dengan salah satu wali qutub terbesar dalam sejarah Islam. Dengan mengenal perjalanan hidup, perjuangan, dan karamah beliau, jemaah diajak untuk memahami bahwa jalan menuju Allah adalah jalan yang telah dirintis oleh para kekasih-Nya. Hikmahnya adalah, meneladani jejak para auliya merupakan salah satu cara terbaik untuk menjaga semangat dan arah dalam beragama.

2. Getaran Cinta Rasulullah SAW Melalui Maulid dan Dzikir

Suasana majelis semakin syahdu dengan lantunan Maulid Nabi Muhammad SAW. Gema shalawat yang membahana menjadi medium untuk mengungkapkan kerinduan dan cinta kepada sang teladan utama. Sesi ini mengingatkan bahwa kunci utama dalam spiritualitas Islam adalah mahabbah (cinta) kepada Rasulullah. Dilanjutkan dengan Dzikir Mujahadah, jemaah dibimbing untuk bersama-sama mengosongkan hati dari hiruk pikuk dunia dan mengisinya dengan Asma Allah. Dzikir bersama ini menciptakan gelombang energi spiritual yang dahsyat, memberikan ketenangan batin yang mendalam dan memperkuat ikatan hati kepada Sang Khalik.

3. Memulai dari Titik yang Tepat: Ngaji Kitab Bidayatul Hidayah

Salah satu sesi paling substansial adalah pengajian kitab Bidayatul Hidayah karya Hujjatul Islam, Imam Al-Ghazali. Kitab ini secara harfiah berarti ‘Permulaan Jalan Hidayah’. Melalui sesi ini, Habib Luthfi membimbing jemaah untuk memahami adab-adab dasar seorang hamba, mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali. Pesan utamanya adalah bahwa perjalanan spiritual yang agung selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten. Memperbaiki kualitas ibadah harian, menjaga adab, dan membersihkan niat adalah fondasi kokoh untuk membangun gedung spiritualitas yang tinggi.

4. Dialog Penuh Inspirasi dalam Sesi Sarasehan

Majelis semakin lengkap dengan sesi Sarasehan yang menghadirkan Habib Sholeh al Quthban dan KH. Busroni. Sesi dialog interaktif ini memberikan kesempatan bagi jemaah untuk bertanya dan menggali pemahaman lebih dalam. Kehadiran para ulama ini memperkaya perspektif, menunjukkan bahwa ilmu agama itu luas dan dinamis. Diskusi yang hidup menjadi bukti bahwa Islam adalah agama yang rasional, dialogis, dan selalu relevan dengan tantangan zaman.

Tanya Jawab Seputar Hikmah Pengajian

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering muncul dan relevan dengan esensi pengajian ini:

Apa hikmah utama yang bisa diambil dari pengajian ini bagi yang tidak sempat hadir?

Hikmah utamanya adalah pentingnya menghadiri majelis ilmu untuk ‘mengisi ulang’ energi spiritual kita. Meskipun tidak hadir, kita bisa mengambil pelajaran bahwa perjalanan rohani memerlukan tiga pilar utama:

  1. Meneladani jejak para Salafus Shalih (seperti dalam sesi manaqib).
  2. Memperbanyak shalawat dan dzikir untuk membersihkan hati dan menguatkan cinta.
  3. Mempelajari ilmu adab dan syariat secara bertahap (seperti dalam pengajian kitab Bidayatul Hidayah).

Mengapa pembacaan manaqib tokoh sufi seperti Syekh Abu Hasan as-Syadzily penting?

Membaca manaqib (riwayat hidup) para wali adalah cara untuk mengenal teladan nyata setelah para Nabi. Kisah mereka membangkitkan semangat (himmah), memberikan inspirasi, dan meyakinkan kita bahwa mencapai derajat kedekatan dengan Allah adalah hal yang mungkin. Selain itu, diyakini bahwa di saat nama para shalihin disebut, rahmat Allah turun di tempat tersebut.

Apa inti dari kitab ‘Bidayatul Hidayah’ dan mengapa kitab ini sangat direkomendasikan?

Inti dari Bidayatul Hidayah adalah panduan praktis untuk seorang muslim dalam menjalani 24 jam kehidupannya sesuai dengan tuntunan syariat dan adab. Imam Al-Ghazali menyusunnya secara sistematis, mulai dari adab ibadah hingga adab sosial. Kitab ini sangat direkomendasikan, terutama untuk pemula, karena ia membangun fondasi yang benar sebelum seseorang melangkah ke jenjang tasawuf yang lebih tinggi. Tanpa adab dan syariat yang benar, perjalanan spiritual bisa salah arah.

Bagaimana cara mengamalkan dzikir mujahadah seperti yang diajarkan dalam majelis ini di rumah?

Dzikir mujahadah bisa diamalkan secara pribadi di rumah. Carilah waktu yang tenang, seperti setelah shalat fardhu atau di sepertiga malam terakhir. Mulailah dengan istighfar dan shalawat, lalu fokuskan hati dan pikiran hanya kepada Allah. Lafalkan dzikir yang biasa diamalkan (seperti Tahlil, Tasbih, Tahmid) dengan penuh penghayatan, bukan sekadar di lisan. Konsistensi (istiqamah) adalah kunci, meskipun hanya sedikit setiap harinya.

Event Calendar

Monday, 14 August 2023

7:30 pm - 10:15 pm  Asia/Jakarta
Closed
Add A Review

Refund Policy

Cancel booking before 0 days

4

Send Message

Send mail success

Send mail failed

Please enter input field

reCAPTCHA verification failed. Please try again.

© 2026 majelis.info. All Rights Reserved.
Enable Notifications OK No thanks